Total Tayangan Laman

Rabu, 26 Oktober 2011

we will miss him..... SuperSic MARCO SIMONCELLI


Marco Simoncelli
Marco Simoncelli 2009 Valencia.jpg
Simoncelli saat selesai latihan di Valencia tahun 2009.
KebangsaanItalia
Tanggal lahir20 Januari 1987
Tempat lahirCattolicaRiminiItalia
Tanggal meninggal23 Oktober 2011 (umur 24)
Tempat meninggalSepangMalaysia
Tim saat iniSan Carlo Honda Gresini
Nomor motor58
Websitemarcosimoncelli.it
[sembunyikan]Statistik karier
Kejuaraan dunia kelas MotoGP
Tahun aktif20102011
PabrikanHonda
Juara dunia0
Klasemen 2010ke-8 (125 poin)
StartMenangPodiumPoleF. lapPoin
270020185
Kejuaraan dunia kelas 250cc
Tahun aktif20062009
PabrikanGilera
Juara dunia(2008)
StartMenangPodiumPoleF. lapPoin
641222108701
Kejuaraan dunia kelas 125cc
Tahun aktif20022005
PabrikanAprilia
Juara dunia0
StartMenangPodiumPoleF. lapPoin
502731290
Kejuaraan Dunia Superbike
Tahun aktif2009
PabrikanAprilia
Juara dunia0
StartMenangPodiumPoleF. lapPoin
2010016



Marco Simoncelli (lahir di CattolicaRiminiItalia20 Januari 1987 – meninggal di SepangMalaysia23 Oktober 2011 pada umur 24 tahun) adalah salah satu pembalap MotoGP yang berasal dari Italia, dan cukup terkenal dengan karakter balapnya yang cukup garang. Gaya garangnya ini terlihat ketika seri terakhir MotoGP musim 2010, saat ia nyaris membuat Jorge Lorenzo terjatuh dan gagal meraih kemenangan di seri terakhir musim itu.
Simoncelli mengawali karirnya di dunia balap motor profesional, ketika ia menginjak usia 9 tahun di ajang Italian Minimoto Championship. Tahun 2001 ia pun hengkang ke ajang European 125cc dan mengamankan titel juara di tahun 2002.
Pada tahun 2002 ia kemudian memulai karirnya di ajang MotoGP. Selama tiga tahun ia kemudian berlaga di kelas 125cc, namun ia hanya mampu meraih hasil terbaik di posisi kelima pada tahun 2005. Naik ke kelas 250cc ia menjadi satu-satunya pembalap tim Gilera yang mampu menunjukkan hasil terbaik di ajang ini. Yaitu menjadi juara dunia di tahun 2008.
Hasil ini membuat tim Gresini Honda tertarik untuk merekrutnya di ajang MotoGP pada tahun 2010 lalu. Ia pun mampu memperlihatkan hasil yang bagus sebagai pembalap rookie. Hasil terbaik yang bisa ditorehkan oleh pembalap asal Italia itu, adalah posisi keempat di MotoGP Portugal 2010.
Marco Simoncelli 2009 Valencia.jpg
Kematian


Simoncelli meninggal dunia di Sirkuit Internasional Sepang pada tanggal 23 Oktober 2011 karena kecelakaan yang dialaminya saat GP Malaysia 2011. Simoncelli terlibat kecelakaan bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada di posisi keempat pada putaran kedua. Simoncelli terjatuh ketika sedang berbelok di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang dan tertabrak oleh motor Edwards. Edwards juga terjatuh namun hanya mengalami patah tulang bahu, sementara Simoncelli berbaring diam di lintasan sesaat setelah kecelakaan dengan helmnya terlepas dalam insiden itu. Sementara itu, Rossi hanya sedikit kehilangan keseimbangan dan dapat melaju pelan ke pit-stop. Setelah insiden tersebut, perlombaan dihentikan dan Simoncelli langsung dibawa ke pusat medis Sirkuit Sepang. Pada pukul 16.56 waktu setempat, Simoncelli dinyatakan meninggal dunia karena luka serius yang dideritanya.[1][2][3]Kemudian, dalam jumpa pers direksi balapan MotoGP, kepala medis, Michele Macchiagodena, menyatakan bahwa Simoncelli mengalami “trauma serius di kepala, leher, dan dada,” dan sempat diberi perawatan CPR selama 45 menit sebelum akhirnya meninggal.[4]


Perjalanan Terakhir Marco Simoncelli…




1319582900755535005
Rangkaian bunga dan ucapan belasungkawa dari Masyarakat Italia atas kepergian Marco (foto:Ansa.it)
Marco Simoncelli...pagi itu 25 oktober 2011, di awal musim gugur ini, Ia tiba di bumi Italia, negara tempatnya dilahirkan, dibesarkan dan tinggal bersama keluarganya, sayang kali ini Ia kembali di Italia dengan tak bernyawa. Meski begitu rasa hormat kami berikan selalu kepada Marco Simoncelli.
Seperti yang anda ketahui, kemarin pagi, pukul 6.10, Marco bersama Ayah-nya, Paolo Simoncelli, tiba di Bandara Fiumicino, Roma, Italia. Di dalam pesawat yang sama terdapat pula sahabat-nya, Valentino Rossi. Disamping itu terlihat pula pembalap lain, seperti Stoner dan istri-nya. Presiden Coni, Petrucci-pun menyambut Marco. Perjalanan Marco kemudian dilanjutkan menuju ke kampung halamannya, Coriano, Trimini, dengan mobil.
Pada waktu itu, bandara dihadiri oleh masyarakat yang ingin menyambut kehadiran Marco, ketika Jenazahnya tiba, tepuk tangan pun diberikan oleh masyarakat terhadap Simoncelli. Bagi kami semua, Ia bagai seorang pahlawan yang gugur di mendan perang. Ia pria yang baik, humoris dan rendah hati dalam kesehariannya.
Ada banyak kisah indah dalam kesehariannya, sebagai seorang pemuda, seperti layaknya pemuda lain, di luar aksinya pada Moto GP,yang akan selalu dikenang oleh masyarakat Italia.
Siang tadi, ketika menikmati sepiring Tagliatelle al pesto pada makan siang saya, tepat setelah saya habiskan makanan itu, rasa sedih kembali datang, teringat bahwa Tagliatelle adalah makanan yang sangat disukai oleh Marco Simoncelli, merupakan salah satu makanan favoritnya, Ia biasa menikmatiTagliatelle dengan Fagioli…Hmmm…Fagioli…akupun sering memakannya dan amat menyukai Fagioli…seorang tetangga dekat dari Marco, pernah berkata bahwa Marco senang menikmati Tagliatelle denganFagioli pada meja di depan rumah keluarga Simoncelli.
Inilah berbagai gambaran suasana yang menyertai perjalanan terakhir seorang Marco dari Malaysia hingga ke kampung halamannya di Coriano.
25 Oktober, 2011
Pukul : 6,10 pagi (Waktu Italia)
13195830321194332279
Peti Jenazah Marco, yang baru tiba di Bandara Fiumicino (foto:Ansa.it)
Sic kembali ke tanah air-nya, Italia, menggunakan pesawat Malaysia airlines (dimana pada situs moto GP disebutkan Alitalia, kemarin memang sempat direncanakan menggunakan Alitalia, namun entah mengapa, akhirnya digunakan Malaysia Airlines), mendarat di bandara Leonardo Da Vinci (Fiumicino), Roma.
Pukul: 6, 15 pagi
Ketika peti Jenazah dari Marco yang amat kita sayangi, mulai diturunkan dari pesawat boing Malaysia Airlines, tribute panjang dengan tepukan tangan menggema, menyambut dan memberi hormat akan kedatangan Marco.
Pukul 6,30 pagi
Presiden CONI Italia, Petrucci menyambut kedatangan Jenazah Marco dan sang Ayah, Paolo. Nampak air mata dan kesedihan terlihat amat jelas pada wajah sang ayah. Petrucci berkata : “”Al papà ho detto poche parole - ha spiegato Petrucci - domenica quando abbiamo fermato un minuto le partite c’è stata una totale dimostrazione di quanto fosse amato questo ragazzo. Era un ragazzo sempre sereno e disponibile: siamo qui per dimostrare l’amore e l’affetto per questo ragazzo. In questi momenti bisogna solo pregare, e che Dio lo abbia in gloria”. ( Sang ayah hanya bicara sedikit – pada hari minggu lalu ketika race dihentikan, terlihat betapa Ia mencintai sang putra. Ia( Marco) selalu ceria dan helpful, sekarang kita semua disini tuk menunjukkan rasa sayang dan cinta kasih kita pada pria ini (Marco). Pada saat – saat sekarang ini yang perlu kita lakukan adalah berdoa, semoga Tuhan merangkulnya.
Pukul 7,20 pagi
Meski dalam keadaan kalut, sedih, duka yang mendalam, sebelum meninggalkan bandara Fiumicino Roma, Ayah dari Simoncelli, memberikan ucapan terimakasih pada semua orang, Ia berkata : “Grazie, Marco è sempre stato disponibile con voi, spero anche io di fare altrettanto. Grazie veramente a tutti”. ai tifosi di Marco: “Un bacio a tutti”.( Terimakasih, Marco selalu bersedia terhadap anda semua, saya harap saya juga dapat melakukan hal yang sama. Terimakasih, sungguh, kepada anda semua”. Kemudia sang ayah juga ucapkan : “ A kiss for everybody, sambil memasuki sebuah mobil, mengikuti sebuah mobil yang membawa Jenazah sang putra.
Pukul 7,30 pagi
Mereka berangkat menuju kampung halaman, yaitu Coriano, bagian dari provinsi Rimini.
Pukul 11,32 pagi
1319583243712868164
Gedung dari Comune di Rimini,yang bertuliskan sambutan :
Pada bagian depan gedung provinsi Rimini, dibentangkan semacam sepanduk, bertuliskan: “ Ciao Marco!”. Spanduk ini tuk menunjukkan solidaritas , rasa duka cita, rasa sayang terhadap Marco Simoncelli.
Pukul 11,36 pagi
Jenazah dari seorang Marco Simoncelli, besok pagi, akan ditempatkan pada sebuah ruangan, di bagian teater dari gedung kotamadya. Dan masyarakat Italia dapat memberikan penghormatan terakhir serta doa, secara langsung di depan jenazah Marco Simoncelli. Acara akan dimulai pada pukul 9,22 besok pagi. RIP Marco.
Pukul 12,17 pagi
Setelah perjalan yang cukup panjang, sekitar 5 jam menggunakan mobil dari Roma menuju Coriano (Rimini), akhirnya pada sekitar pukul 12,17 rombongan Jenazah tiba di Coriano dan mereka menuju rumah keluarga Simoncelli.
Pukul 12,47 pagi
Sebuah doa bersama dari CONI (federasi olahraga Italia) dipersembahkan bagi Marco Simoncelli.
Pukul 12,54 pagi
Akhirnya rombongan Jenazah tiba di rumah keluarga Simoncelli. Dapat terlihat dari kejauhan, Ayah Marco, Paolo berpelukan dengan Sang Mama dari Marco, Rossella dan sang adik dari Marco, Martina. Sungguh mengharukan…
Pukul 13,02 siang
Pada tanggal 25 oktober, kamar Jenazah hanya diperuntukkan bagi keluarga dan teman – teman terdekat.
Pukul 13,45
13195859942131151847
Marco, di Malaysia, saat menunjukkan website barunya, sebelum insiden terjadi :(…(foto:Ansa.it)
Penghormatan terakhir, pemakaman bagi Marco Simoncelli akan dilaksanakan pada hari kamis, dimulai sekitar pukul 3 sore (waktu Italia).
Pukul 14,30
Dokter Costa tiba di kediaman keluarga Marco Simoncelli. Beliau merupakan dokter keluarga Simmoncelli.
Pukul 14,38
Pihak kotamadya Coriano, mengumumkan tanggal dan waktu pemakaman bagi sang rider Moto GP, Marco Simoncelli.
Pukul 14,45
Prosesi pemakaman di dalam gereja Santa Maria pada hari Kamis, hanya akan dilaksanakan secara private, bersama keluarga, sahabat – sahabat terdekat, tim dari Simoncelli, serta para pembalap Moto GP. Masyarakat yang turut melayat di square dekat gereja, diperkirakan sekitar 70 ribu orang.
Pukul 14,58
Dovizioso dan Pasini, kedua pembalap ini akhirnya tiba di rumah keluarga Simoncelli di Coriano.
Pukul 15,01
Pihak Comune (kotamadya) mempersiapkan segala sesuatunya bagi acara pemakaman Marco Simoncelli, terutama bagi para pelayat yang akan datang dari berbagai kota di Italia, tuk berikan penghormatan terakhir.
Pukul 15,25
Myers, mantan pebasket yang cukup disegani, tiba di Rumah keluarga Simoncelli.
Pukul 16,10
Lorenzo yang turut berduka, menyatakan Ia tak akan berhenti membalap.
Pukul 16,42
Akhirnya sahabat dekat Marco Simoncelli, yang juga merupakan sosok yang dikagumi oleh Marco tiba di kediaman Marco, ya…Valentino Rossi
Ketegaran Sang Mamma dan Papà dari Marco:
Para Jurnalis sempat berbincang dengan Ayah Marco, Paolo, di halaman rumahnya, Ayah Marco sendiri yang memang tidak keberatan tuk berbicara dengan jurnalis, sebelum padatnya acara pemakaman nanti, mereka berbicara mengenai polemic yang beredar tentang petugas medis yang sempat secara tak sengaja menjatuhkan tubuh Marco, ketika hendak membawa-nya ke mobil Ambulance, dengan bijak Ia berkata: “Polemiche soccorsi? Ero li vicino, Marco era già morto”( waktu itu saya dekat, dan Marco tlah meninggal). Selain itu Ayah Marco juga ungkapkan terimakasih kepada semua pihak, seperti otoritas Malaysia, keduataan besar Italia di Malaysia, para crew dan pembalap lain, pihak Coni Italia, tentunya juga para Tifosi.
1319585686990216622
Sang Mama yang amat berduka mencoba tuk tegar, dan Ia berkata bahwa ; Pada awalnya Ia amat down, namun kemudian Ia menyadari bahwa hal ini tidak seharusnya membuatnya down, hidup harus melihat kedepan, harus optimis. Sang Mama dari Marco, Rossella, melanjutkan perkataannya; Saya bersyukur dapat mendampingi Marco melakukan hal - hal yang Ia sukai, dalam hidup ini jika kita tak melakukan yang kita suka, maka akan ada rasa sesal, namun Marco takkan menyesal, karena Ia tlah lakukan hal yang Ia sukai sepanjang hidup-nya. Ia percaya Marco selalu ada bersama kami semua.Rossella merasa bangga dengan Marco. dan akhirnya Ia berkata : “Ci mancherà tanto” (We will miss him so much).
A tribute to Marco:
1319628535335246442
Jenazah Marco yang baru diturunkan di Bandara Fiumicino, Roma, Italia :( (foto:Ansa.it)
13196286372127980055
Jenazah Marco Simoncelli :( (foto:Ansa.it)
13196287131886812232
Para staff dari Bandara Fiumicino memberikan doa di hadapan jenazah Marco (foto:Ansa.it)
131962878312099403
Marco…(foto:Ansa.It)
13196288321559060400
Sang Ayah yang amat berduka…(foto:Ansa.it)
13196288801628142587
Ayah dar Marco…disambut presiden CONI Italia, Petrucci (Ansa.it)
13196289671112848333
Valentino Rossi di bandara Fiumicino Roma, sahabat dekat Marco…Ia juga berduka (foto:Ansa.it)

Jumat, 21 Oktober 2011

Sejarah perkembangan keramik

I.PENDAHULUAN
A.  Latar Balakang

Keramik adalah salah satu hasil kerajinan tertua yang ada di muka bumi. Hal ini dapat dilihat pada penemuan benda-benda purbakala yang tertanam di alam tanah. Salah satu jenis benda-benda yang ditemukan itu adalah benda-benda keramik berupa wadah-wadah, seperti: guci, peralatan makan minum, alat sesaji dan lainnya, disamping penemuan benda-benda yangterbuat dari batu dan logam. Ditemukan juga bentuk-bentuk figurin berupa manusia dan binatang. 

Keramik adalah  material organik, nonlogam yang mengandung unsur logam dan nonlogam yang Terutama berikatan ionik dan kovalent. komposisi kimia material  keramik sangat bervariasi, dari senyawa sederhana hingga pada campuran dari banyak fasa kompleks yang berikatan. sifat    Material keramik sangat bervariasi karena perbedaan dalam ikatan. Umumnya material keramik, keras dan rapuh dengan kekerasan dan daktilitas yang rendah.  Keramik adalah isolator listrik dan panas yang baik karena tidak adanya elektron konduksi. Normalnya material keramik memiliki titik leleh yang tinggi dan kestabilan kimia terhadap lingkungan yang tinggi karena tingkat kestabilan ikatannya.  Sifat ceramik material keramik sangat diperlukan untuk berbagai desain rekayasa (Smith, 1996).



Umumnya material keramik digunakan untuk berbagai aplikasi rekayasa, yang dibagi menjadi dua kelompok, keramik tradisional dan keramik rekayasa. Biasanya keramik tradisional dibuat dari tiga komponen utama, yaitu tanah liat, silika (flint/batu) dan felspar. Contoh keramik tradisional adalah batu bata dan genteng yang digunakan dalam industri konstruksi dan porcelen listrik dalam industri listrik.  Karamik rekayasa biasanya aluminium oksida murni (Al2O3) sil, siikon carbide (SiC), dan silika nitrida (Si3N4). Material ini digunakan pada keramik berteknologi tinggi, yakni slika karbida pada suhu tinggi pada  percobaan  mesin pembangkit gas otomatis AGT-100. Dan aluminum oksida untuk penyokong dasar rangkaian  chips terintegrasi dalam condisi ruang panas.

Keberagaman jenis dan aplikasi keramik dipelajari dalam kimia dan fisika menurut material penyusunnya dan dalam sejarah akan dibahas dalam tahun dan zaman penemuannya. Dalam makalah ini akan dibahas sejarah penemuan dan peradaban keramik pada awal penemuannya di dunia  dan sejarah keramik di Indonesia.


B.  Tujuan

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk:
1.    Mengetahui sejarah keramik di indonesia dan dunia.
2.    Mengetahui berbagai jens keramik dan persebarannya pada awalnya.

C.  Manfaat

Manfaat dari penulisan makalah ini adalah untuk
1. Dapat memberikan informasi tentang perkembangan keramk dari zaman purbakala hingga saat ini.
2. Memberikan informasi tentang peradaban keramik pada zaman prasejarah

 Keramik

Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu  bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Kamus dan ensiklopedi  tahun 1950-an mendefinisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk  menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi  pengertian keramik terbaru mencakup semua  bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat. Umumnya senyawa keramik lebih stabil  dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik  sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas. Kurangnya beberapa elektron bebas keramik membuat sebagian besar bahan keramik secara kelistrikan bukan merupakan konduktor dan juga menjadi konduktor panas yang jelek. Di samping itu keramik mempunyai sifat rapuh, keras, dan kaku. Keramik secara umum mempunyai kekuatan tekan lebih  baik dibanding kekuatan tariknya.


Kamus dan ensiklopedia pada tahun 1950-an mendefenisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Seiring perkembangan dan kemajuan teknologi defenisi keramik berkembang tidak hanya pada penghasil barang dari tanah liat namun berkembang mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat.

Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan unsurnya. Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas (annonimous a, 2004).

B.  Sejarah Keramik Dunia

Pada zaman Paleoliik (2,6 juta tahun yang lalu),  orang-orang Afrika Timur awal mulanya menggunakan peralatan batu, namun perkembangan budaya manusia baru terjadi pada jaman Neolitik ( 10.000 SM). Sejarah awal keramik dimulai sejak 30 ribu tahun yang lalu (Paleolik) atau Jaman Batu Kuno (500 ribu–10 ribu SM), pada zaman ini alat pemotong atau senjata tajam pada masa itu terbuat dari batu. Penemuan tembaga, perunggu, dan besi masih jauh dari jaman ini. Pada zaman dahulu manusia hidup berpindah-pindah dan belajar bagaimana membuat api untuk pertama kalinya sebagai upaya melindungi diri dari dingin, binatang buas, memasak daging dan juga membakar tanah liat.
Bukti arkeologis menunjukkan bahwa orang-orang di jaman batu kuno di sebagian belahan bumi telah membakar figurin dari tanah liat dan juga telah membuat tungku pembakaran sederhana sekitar 30 ribu tahun yang lalu. Walaupun gaya hidup mereka masih primitif, orang-orang di jaman batu mampu membuat gambar-gambar hidup dan realis, sebagian besar ditorehkan dan dipahat pada dinding batuan. Akan tetapi beberapa karya mereka dimodelkan dengan tanah liat. Sebagian gambar-gambar tersebut berupa gambar hewan yang mereka buru. Lukisan jaman batu kuno yang sangat menakjubkan adalah Caves of Lascaux di Perancis dan Caves of Altamira di Spanyol. Para ahli memperkirakan lukisan tersebut sudah sangat tua dan kemungkinan berumur 20 ribu tahun. Meskipun lebih rapuh dibanding lukisan di gua, tetapi gambar-gambar pada tanah liat mampu bertahan. Sebagian besar kemungkinan dibuat 20 ribu tahun yang lalu. Banyak gambar yang mereka buat di gua yang sangat dalam, sehingga membutuhkan cahaya buatan yang mungkin berasal dari obor berbahan bakar lemak binatang. Tempat-tempat yang sulit dan rahasia ini menunjukkan gambar-gambar yang mereka buat memiliki arti sangat penting (Annonimous b, 2007).
Gambar 1. Goresan kepala Bison pada lumpur tanah liat, 15000 tahun SM, ditemukan di Perancis.



C.  Penemuan Keramik

Penemuan yang menunjukkan api dapat mengubah lempung yang liat menjadi bentuk permanen merupakan awal dari keramik yang terjadi di zaman batu, tetapi kapan dan dimana pertama kali hal itu disadari masih merupakan misteri yang belum terpecahkan. Para ahli arkeologi meyakini manusia menemukan prinsip menggunakan api untuk membakar keramik pada 30 ribu tahun yang lalu, dengan ditemukannya figurin kecil dari lempung pada situs prasejarah di Republik Czech yang diperkirakan ada pada awal 27 ribu tahun SM. Figurines Tertua berwarna hitam ini ditemukan bersama dengan benda-benda bakaran yang lain.
Campuran abu tulang dan lempung dibentuk menjadi figurin perempuan atau binatang kemudian dibakar dalam sesuatu tempat yang bisa dikatakan sebagai tungku sederhana di sebuah dusun pada jaman batu. Tingginya sekitar 4½ inchi dikenal dengan Dolni Vestonice “Venus” dari situs prasejarah di Morovia dekat Brno, di bagian selatan Republic Czech. Jika penanggalannya benar, maka benda ini menjadi keramik terkuno yang ditemukan sejauh ini. Selain bentuk binatang dan orang, perkembangan pottery dari jaman ke jaman mengalami perkembangan desain. Jika diperhatikan awalnya, bentuk yang berkembang merupakan pengembangan bentuk-bentuk bulat (setengah bola), silinder dan tirus (kerucut terbalik).
Gambar 2. Karakteristik bentuk keramik pada beberapa periode arkeologis.


D.  Pemuan Keramik Beberapa Negara

v  Palestina, Mesopotami.
Benda keramik tertua di daerah ini ditemukan di Jericho (Palestina). penemuan yang lebih muda yaitu di Hacilar dan Anatolia (Turki) dimana penanggalannya sekitar milenium ke-6 SM. Benda-benda ini dibuat dengan tangan langsung berbentuk dasar silinder. Benda ini diberi hiasan berupa goresan-goresan, garis-garis, zig-zag, dan diamon. Slip tanah liat warna sudah digunakan untuk menambah warna/melukis. Penumuan lainnya berturut-turut didaerah Samara (bagian utara Mesopotamia) dan Susa (bagian timur Mesopotamia) pada abad ke-5 atau ke-4 SM.
Gambar 3. Kendi, pertengahan millennium ke-6 SM B.C.; Hacilar I type Anatolia (Turki) tengah selatan Ceramic with paint; H. 6 1/8 in. (15.6 cm) Gift of Burton Y. Berry, 1964 (64.286.5).


Pada abad itu juga mulai ditemukan benda-benda keramik berdinding tipis berupa alat makan minum, vas, botol dll. Pola-pola geometris mulai terlihat dilengkapi dengan hiasan gambar manusia, binatang, dan tumbuhtumbuhan. Hiasan berwarna merah/hitam. Keramik yang berkembang di Iran merupakan benda yang dibentuk dengan alat putar, dicat dengan slip. Motof-motif yang dikembangkan adalah motif geometris bentuk bunga dan binatang.

v  Mesir
Keramik kuno di Mesir berbentuk kasar, gelap, dibuat di wilayah Faiyum, dataran rendah Lembah Nil pada periode Neolitik sekitar 4500 SM. Warna hitam pada keramik Mesir terjadi karena cara pembakaran saat itu, dimana posisi api berada diatas benda keramik, menyebabkan banyak abu yang menutup benda, sehingga benda didalam kekurangan udara. Orang-orang yang hidup pada delta sungai Nil kemungkinan telah mengenal tungku pembakar yang lebih baik, terbukti keramik yang mereka hasilkan lebih cerah yang dihiasi dengan gambar kapal, burung-burung, dan simbol-simbol religius. Pada awal perioda, bangsa Mesir telah mengenal glasir yang disebut faience. Glasir ini terbuat dari silika dan soda dicambur dengan lempung dan diberi warna dengan oksida kobalt atau tembaga
Gambar 4. Kendi faience, Mesir, tertanggal 100-200 M. Koleksi Freer
Gallery of Art, Smithsonian, Washington D.C (annonimous c, 2007).


v  China
Perkembangan keramik di Asia cukup cepat. Keramik di Asia kemungkinan
ada pada jaman batu baru. Bukti-bukti kebudayaan neolitik juga ditemukan
pada keramik-keramik yang kemungkinan ada pada milenium ke-5 SM. Keramik pada periode neolitik merupakan keramik hitam-beralas bundar dan berdekorasi tekan/impress. Gambar Pada awal milenium 4 SM, keramik yang lebih maju, berdekorasi slip ditemukan pada kebudayaan Yang-Shao di Propinsi Kanzu. Ada beberapa macam produk kebudayaan Yang-Shao yang berujud jar, mangkok, ataupun botol. Dekorasi berupa motif tumbuhan atau ikan. Warna yang dimunculkan adalah hitam dan merah berasal dari slip mangan dan besi. Berkembangnya keramik di China terutama di dorong oleh kebutuhan alatalat
upacara, antara lain upacara minum teh yang dianggap serius dan membutuhkan peralatan yang khusus. Bahan baku untuk pembuatan peralatan minum (keramik) yang ada di China sangat cocok dan memungkinkan perkembangann lebih baik. Negeri China merupakan satusatunya di dunia yang mengalami perkembangan berkesinambungan dalam dunia keramik. China mengalami setiap tahap perkembangan yang harus dilalui dalam teknik pembentukan keramik, mulai dari benda keramik bakaran rendah, bakaran menengah sampai pada benda porselin bakaran tinggi. Maka keindahan dan kesempurnaan teknik keramik China sampai
saat ini belum tertandingi oleh negara lain. Negeri ini telah mengalami teknologi pembuatan porselin pada zaman dinasti Sung (600-900 M).


Gambar 5. Terracotta yang terkenal dari China: 8099 figure terracotta tentara dengan ukuran sebenarnya. Di tempatkan di Mausoleum of the First Qin Emperor. Figure ini ditemukan tahun 1974 di dekat Xian,    Shaanxi.

Kebudayaan Lung-Shan menghasilkan keramik berciri diding tipis, hitam, menggunakan dekorasi gosok, dan sudah menggunakan alat putar. Pusatpusat
kebudayaan neolitik ini dibedakan menurut hasil produk keramiknya yaitu China Barat, China Pantai Timur, dan China Selatan. Keramik China Selatan sudah ada yang menggunakan alat putar dan produknya diberi hiasan gores. Keramik China Pantai Timur ditemukan milenium ke-3 SM; berwarna hitam kelabu, ada yang merupakan hasil dari alat putar. Keramik China Barat berciri dinding tipis, berupa benda-benda untuk ritual kematian. Ditemukan juga keramik yang sudah menggunakan glasir feldspar yang diketahui merupakan cikal bakar produksi porselain pada dinasti Sung (abad ke-7). Produksi porselin sesungguhnya dimulai pada Dinasti Ming. Perkembangan keramik di China juga tidak lepas dari dinasti yang berkuasa pada saat itu. Dinasti-dinasti yang terkenal yang sering dijadikan masa periode perkembangan keramik adalah Dinasti Shang (1523-1028 BC); Dinasti Chou dan Chin (1027-256 BC); Dinasti Tan (206–220 SM), dan
Dinasti Sung (960-1279)
Gambar 6 . Produk keramik dari Dinasti Chou

v  Korea
Karena letaknya yang dekat dengan China, maka keramik Korea dipengaruhi juga oleh perkembangan keramik China. Keramik Korea pada jaman neolitik yang khas adalah earthenware merah untuk kegunaan sehari-hari: mangkok, vas dengan leher lurus, dan kendi besar. Keramik di Korea dimulai kira-kira 50 th SM. Pada masa awal sejarah Korea, wilayah Korea terbagi menjadi beberapa kerajaan penting: Kokuryo (37 SM–668 M), Paekche (18 SM–663 M) dan Silla Kuno (57 SM–668 M). Penyatuan Korea sempat terjadi pada masa Silla (668–935 M). Kokuryo dan Paekche memproduksi earthenware yang memperlihatkan pengaruh China. Seiring pengaruh agama Buda dari China, benda keramik pun banyak berupa perkakas untuk kematian dan kremasi. Masa keemasan keramik
Korea terjadi pada masa periode Koryo (918-1392). Meskipun banyak dipengaruhi keramik China Dinasti Sung, tetapi keramik Korea menghasilkan beberapa inovasi yang unik. Sebagai contoh ada sebuah botol buatan China pada Dinasti Sung dikembangkan dengan dekorasi yang khas dan glasir celadon.
Gambar 7. Botol celadon pada perioda Koryo dengan desain inlay Chrysanthemum dan kupu-kupu Koryo Dynasty, abad ke 12-Korea The Ho-Rim Museum. (sumber: www.korean-arts.com)


v  Jepang
Pada masa sejarahnya Jepang adalah negara yang terisolasi dari induk daratan Asia. Masa keramik Jepang terbagi-bagi dalam beberapa perioda yaitu Haniwa (200-552); Asura, Nara, dan Heian; dan terakhir Kamakura. Keramik tertua Jepang yang terkenal adalah keramik Jomon dengan bentuknya yang unik. Perioda Jomon berlangsung 10000–200 tahun SM.

Gambar 8. Keramik dibentuk dengan pilin, Jepang, Periode Jomon kira-kira 2500 SM. Keramik pada jaman pertengahan Jomon (bergaya Daigi).


E.     Sejarah Keramik di Indonesia

Di Indonesia, keramik dikenal sejak zaman Neolithikum, diperkirakan rentang waktunya mulai dari 2500 SM–1000 SM. Peninggalan zaman ini diperkirakan banyak dipengaruhi oleh para imigran dari Asia Tenggara berupa: pengetahuan tentang kelautan, pertanian dan peternakan. Alat-alat berupa gerabah dan alat pembuat pakaian kulit kayu. Kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman. Awalnya manusia membuat alat bantu untuk kebutuhan hidupnya, mulai dari membuat kapak dari batu. Seperti di Sumatra ditemukan pecahan-pecahan periuk belanga di Bukit Kulit Kerang. Meskipun pecahan tembikar tersebut kecil dan berkeping-keping namun telah terlihat adanya bukti nyata membuat wadah dari tanah liat. Teknik
pembuatannya dilakukan dengan tangan, dan untuk memadatkan serta menghaluskan digunakan benda keras seperti papan. Cara menghias dilakukan dengan menekankan sebuah kayu berukir, atau menekan tali, anyaman bambu, duri ikan, dan sebagainya, pada permukaan keramik (mentah) setelah selesai pembentukan. Cara seperti ini paling banyak dilakukan oleh perajin tradisional di berbagai daerah di pelosok tanah air. Di pantai selatan Jawa tepatnya diantara Yogyakarta dan Pacitan ditemukan pecahan tembikar yang berhiaskan teraan anyaman atau tenunan seperti hasil tenun yang di buat di Sumba. Di daerah Melolo (P. Sumba) ditemukan pula periuk belanga yang berisikan tulang-tulang
manusia. Peninggalan-peninggalan prasejarah ini juga ditemukan didaerah Banyuwangi, Kelapa Dua-Bogor, Kalumpang serta Minanga di Sulawesi, Gilimanuk di Bali dan juga penemuan pada waktu peninggalan arkeologis di sekitar candi Borobudur dan di Trowulan-Mojokerto. Termasuk juga peninggalan zaman Kerajaan Majapahit (abad 16 M) banyak di temukan bata-bata dan genteng dari tanah liat yang dibakar sebagai bahan bangunan, namun juga benda-benda seperti celengan. Pecahan-pecahan tembikar juga ditemukan di situs Batujaya, di Karawang Jawa Barat. Ditemukan juga fragmen yang terbuat dari terracotta. Sesuai penandaaan maka tembikar-tembikar ini ada pada abad ke 3 atau 4 masehi.

             
Gambar 9. Tembikar-tembikar yang ditemukan di situs Batujaya.

 Gambar tembikar juga terdapat pada relief hiasan bangunan, dan patung-patung.
Ini memberikan indikasi bahwa tradisi pembuatan benda keramik dengan teknologi sederhana telah lama berlangsung. Artefak lainnya di gambarkan pada relief candi Borobudur yang menunjukkan motif wanit yang sedang mengambil air dari kolam dengan periuk bulat dan kendi serta memasak dengan kuali. Sedangkan relief candi Prambanan dan candi Penataran (Blitar) melukiskan jambangan bunga dengan hiasan suluran dan bunga-bungaan. Peninggalan ini juga menggambarkan akan adanya kegiatan pembuatan keramik rakyat di pedesaan dan banyak hubungannya dengan penemuan kebutuhan akan wadah. Keramik rakyat ini dari zaman ke zaman berkembang secara evolusioner. Demikian pula dengan bentuk, teknik pengolahan maupun pembakarannya, pembakaran dilakukan hanya
dengan menggunakan daun-daun atau ranting-ranting pohon yang telah kering.
Gambar tembikar juga terdapat pada relief hiasan bangunan, dan patungpatung.
Ini memberikan indikasi bahwa tradisi pembuatan benda keramik dengan teknologi sederhana telah lama berlangsung. Artefak lainnya di gambarkan pada relief candi Borobudur yang menunjukkan motif wanita yang sedang mengambil air dari kolam dengan periuk bulat dan kendi serta memasak dengan kuali. Sedangkan relief candi Prambanan dan candi Penataran (Blitar) melukiskan jambangan bunga dengan hiasan suluran dan bunga-bungaan. Peninggalan ini juga menggambarkan akan adanya kegiatan pembuatan keramik rakyat di pedesaan dan banyak hubungannya dengan penemuan kebutuhan akan wadah. Keramik rakyat ini dari zaman ke zaman berkembang secara evolusioner. Demikian pula dengan bentuk, teknik pengolahan maupun pembakarannya, pembakaran dilakukan hanya
dengan menggunakan daun-daun atau ranting-ranting pohon yang telah kering.
Sementara masyarakat tradisional tetap melakukan aktivitas untuk membuat
gerabah tradisional untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan kekuatan apa
adanya.

·         Zaman Penjajahan Belanda
Teknologi pembuatan keramik dapat dikatakan mulai berkembang dengan didirikannya Laboratorium Keramik atau “Het Keramische Laboratorium” pada tahun 1922 di Bandung. Fungsi utama laboratorium ini sebagai pusat penelitian bahan bangunan seperti bata, genteng, saluran air dan sebagainya yang terbuat dari tanah liat. Selain itu mengembangkan juga teknologi glasir untuk barang gerabah halus yang disebut dengan ‘aardewerk’. Bahan glasir didatangkan dari Belanda. Selanjutnya di Plered Purwakarta didirikan sebuah pabrik keramik dengan dilengkap alat-alat produksi masinal untuk mengolah bahan tanah liat. Pabrik ini berfungsi sebagi induk yang memberikan bimbingan dalam pembuatan bahan bangunan dan gerabah halus berglasir kepada para perajin setempat. Pabrik keramik di Pleret yang dimaksudkan sebagai pusat penyuluhan di Jawa barat terpaksa gulung tikar. Sedangkan pusat induknya di Bandung hidupnya masih belum menentu keberadaannya. Tetapi walaupun dengan pemasukan teknologi impor ini, keramik Indonesia belum mengalami kemajuan yang pesat. Pusat penyuluhan bidang keramik sasarannya pada kehidupan gerabah pedesaan saja. Masyarakat kota belum banyak mengenal keramik bakaran tinggi pada masa itu, dan lebih suka menggunakan barang impor dari negeri China atau Eropa.





·         Zaman Pendudukan Tentara Jepang
Dengan masuknya tentara Jepang , pabrik keramik di Bandung telah di rubah namanya menjadi “Toki Shinkenjo”. Laboratorium ini berfungsi sebagai balai penelitian yang meneliti dan mengembangkan serta memproduksi barang-barang keramik dengan suhu bakar tinggi. Produknya antara lain: bata tahan api, botol sake, dan sebagainya. Barang-barang tersebut dibuat untuk keperluan bala tentara Jepang di Indonesia.

·         Zaman Pemerintah Republik Indonesia
Sejak pemerintahan dipegang pemerintah republik Indonesia, maka “Toki Shinkenjo” berubah nama menjadi Balai Penyelidikan Keramik (BPK), dalam operasionalnya dilengkapi dengan alat-alat pengujian dan alat-alat produksi yang lebih modern. Fungsi dan tugas BPK semakin berkembang, tidak hanya berporduksi barang-barang keramik, gelas, isolator listrik tetapi juga aktif melakukan kegiatan penelitian barang-barang mentah keramik hasil temuan bahan keramik di beberapa tempat. Dengan diketemukannya bahan-bahan mentah yang melimpah seperti kaolin, felspard, kwarsa dan sebagainya. maka sejak tahaun 1960-an bermunculan pabrik-pabrik keramik dibebebrapa kota. Produknyapun
bermacam-macam seperti produk gerabah, stoneware dan porselin, jenis produksinya antara lain peralatan makan dan minum, benda hias, barang tahan api, bata tahan api, alat-alat teknik, gips, email, dan keramik bahan bangunan.
Sekitar tahun 1969 BPK mencoba mengembangkan apa yang disebut dengan keramik ‘biru putih’ yaitu imitasi keramik China yang pembakarannya pada suhu 1300 derajat celcius. Dengan diperkenalkanya produk ala China ini maka banyak perusahaan lain di kota Bandung memproduksinya; seperti pabrik keramik di Kiara Condong, pabrik keramik Tanah Agung di kota Malang, serta pabrik keramik di Plered-Purwakarta. Produk keramik dengan corak biru putih tersebut ternyata banyak penggemarnya. Pada masa Pelita ke dua munculah harapan-harapan baru untuk penggunaan benda keramik di hotel-hotel di Jakarta dan di kota-kota lain. Benda keramik tersebut berupa peralatan makan, hiasan dan tempat
bunga. Kemudian berlanjut ke masyarakat kota yang mulai terbiasa menggunakan benda-benda keramik dan sedikit demi sedikit munculah keinginan benda tersebut sebagai kebutuhan rumah tangga. Kehidupan dunia keramik mulai bangkit dan tumbuhnya perusahaan kecil dan menengah yang bergerak dibidang keramik seperti terdapat di Bandung, Plered-Purwokweto, Klampok, Bayat-Klaten, Malang, Yogyakarta dan lainnya daerah di luar Jawa. Dengan perjalanan waktu, dan dengan adanya pendidikan tinggi seni rupa seperti ITB Bandung, ASRI (ISI) Yogyakarta, ASTI (ISI) Surakarta dan universitas lainnya mulai menelurkan seniman akademisi keramik yang turut menghidupkan dunia keramik saat ini. Namun, ditengah kemajuan industri keramik dunia, industri keramik Indonesia belum mengalami kemajuan yang signifikan walaupun kemajuan dalam bidang keramik ini sudah menjadi tuntutan pasar. Hal ini disebabkan karena sarana dan prasarana, berupa alat-alat untuk mengembangkan industri keramik itu termasuk mahal. Selain itu teknologi yang adapun sulit didapat. Sebab bahan-bahan untuk keramik maju harus bahan yang lebih murni. Tetapi usaha-usaha untuk mengembangkan industri keramik, berupa penelitian-penelitian tetap dilakukan, kegiatan seperti ini telah menjadi kegiatan rutin seperti Balai Besar Keramik di Bandung, juga kegiatan-kegiatan pengembangan desain untuk benda keramik di industri seperti di Sango Semarang, industri keramik di Tangerang dan di industri lainnya.

Gambar 10. Produk pabrik keramik Sango.

Dari hasil pembinaan dan bimbingan dari pemerintah dan pihak terkait, baik produktivitas dan variasi bentuk juga pengalaman perajin semakin meningkat. Perkembangan dari bentuk produk keramik yang masih melekat ciri khas dari masing-masing daerah semakin menarik dan memperkaya hasil budaya bangsa. Perkembangan dunia pariwisata yang makin maju memberikan dampak yang sangat bagus bagi perkembangan keramik. Dengan dicanangkannya desa wisata seperti: di desa Pager Jurang-Bayat Klaten, desa Kasongan-Bantul, Klampok-Banjarnegara, Banyumulek- Lombok semakin meningkatkan produktivitas dan kualitas juga pemasaran produk keramik yang semakin berkembang hingga kini.

Dari penulisan makalah ini dapat diambil kesimpulan:
1.    Keramik adalah hasil kerajinan manusia yang telah ada sejak zaman purbakala.
2.    Persebaran peradaban keramik tersebar diseluruh belahan dunia, dengan hasil seni yang berbeda-beda.
3.    Awal persebaran keramik adalah pada zaman Paleolitk (2.6 juta tahun yang lalu) di daerah Afrika.
4.    Di Indonesia, keramik ditemukan pada zamanNeoltikum ( 2500 SM–1000 SM).












DAFTAR PUSTAKA

Annonimous a, 2006 Sejarah keramik www.ceramicstudies.me.uk. Diakses 17 oktober 2011.

 Annonimous b, 2007. www.centuryone.org/pottery.html. diakses pada 16 oktober2011.

Annonimous c, 2007. www.metmuseum.org. Diakses pada 17 oktober 2011



Annonimous d, 2007  www.3info2u.com/info_terracotta_figures_china.htm. diakses pada 17 oktober 2011


Annonimous e, 2007. sumber: www.artsmia.org/art- of asia/ceramics/. diakses pada 20 oktober 2011.
Smith, F. William,1996.  Principle of Material Science and Enginering. Edisi ketiga. Universitas of central Florida: Graw-Hill.MC. hal 580-581.